Lifestyle
Trending

Cara Mengatasi Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan berlebihan bisa membawa dampak buruk

Rasa cemas berlebih bisa menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Maka dari itu, penting untuk mengenali apa penyebabnya serta bagaimana cara mengatasinya.

Biasanya, rasa cemas ditandai dengan munculnya perasaan takut, tidak nyaman, atau gelisah. Namun, rasa cemas yang berlebihan tentu akan memengaruhi aspek kehidupan kamu, mulai dari pendidikan, karier, hingga sosial. Lalu, bagaimana cara mengatasi gangguan kecemasan? Yuk, cari tahu dalam artikel berikut ini!

Tarik Napas Panjang

Hal pertama yang bisa kamu lakukan saat mengalami gangguan kecemasan adalah dengan menarik napas panjang dan dalam. Ini bertujuan untuk membuat badan dan pikiran kamu jadi lebih rileks. Dengan menarik napas, saraf tegang pada otak akan berkurang sehingga rasa cemas pun akan berangsur membaik.

Lakukan tarikan napas (napas dada lebih disarankan) panjang selama kurang lebih 5 detik, lalu tahan napas dan keluarkan kembali secara perlahan dengan durasi yang sama. Ulangi pernapasan yang sama hingga kamu merasa benar-benar rileks.

Mengatasi Gangguan Kecemasan dengan tarik nafas

Lakukan Kejut Otak

Cara berikutnya yang cukup efektif saat ingin mengatasi rasa cemas adalah dengan melakukan kejut otak. Secara singkat, kejut otak adalah melakukan tamparan kecil pada pipi atau pukulan pelan pada punggung untuk membuat kamu kembali tersadar.

Hal ini kerap dipraktikkan banyak orang untuk meredakan cemas saat akan tampil di depan publik atau sering disebut dengan demam panggung. Mengejutkan saraf ini bertujuan agar aliran darah kembali mengalir ke otak secara normal.

Tetap Fokus dan Konsentrasi

Bila kamu tengah dilanda rasa cemas, segala aktivitas akan terganggu. Maka dari itu, tetap fokus dan berkonsentrasi merupakan cara mengatasi gangguan kecemasan yang bisa kamu lakukan.

Pusatkan pikiran kamu dengan apa yang sedang atau akan kamu kerjakan. Hal ini dapat meringankan kecemasan secara bertahap. Sebagian orang mungkin membutuhkan trigger tersendiri untuk bisa fokus dan konsentrasi pada suatu hal.

Mencari Aktivitas Ringan atau Hobi

Cara berikutnya untuk mengurangi kecemasan adalah dengan melakukan aktivitas ringan yang kamu sukai untuk memperbaiki mood. Dengan begitu, kecemasan yang kamu rasakan dapat teralihkan sejenak.

kamu juga bisa menerapkan metode 3-3-3. Pertama, mencari 3 benda. Kedua, menyimulasikan 3 suara yang dihasilkan oleh benda sebelumnya. Lalu, menggerakkan 3 bagian tubuh dengan santai, misalnya tangan, kaki, pinggang, atau leher. Hal ini cukup efektif untuk mengalihkan rasa gangguan kecemasan yang berlebih.

Mengobrol dengan Sahabat, Keluarga, atau Psikolog

Bersikap terbuka dan berkomunikasi dengan orang-orang terdekat, seperti keluarga atau sahabat, bisa jadi cara yang efektif untuk meluapkan dan mengungkapkan emosi dan keluh kesah kamu. Namun, kamu harus bisa memastikan bahwa orang tersebut bisa kamu percaya dan bisa mengerti keadaan kamu.

Dengan mengungkapkan apa yang sedang kamu rasakan dan didengar oleh orang lain, kamu akan merasa lebih dihargai. Walaupun hal tersebut tidak selalu bisa menghasilkan solusi dari masalah yang kamu hadapi, cara ini cukup efisien untuk meredakan rasa cemas yang berlebihan.

Jika memungkinkan, kamu juga bisa berkonsultasi dengan psikolog yang memang sudah ahli di bidangnya. Bahkan, dengan menceritakan emosi kamu kepada psikolog, risiko bocornya rahasia tentang kamu juga bisa diminimalisir.

Lakukan Self–Healing

Terkadang saat kamu merasa cemas berlebih, itu tandanya kamu perlu self-healing.  Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan, misalnya beristirahat sejenak, me time, rutin berolahraga, makan enak, berlibur, serta berkumpul dengan orang terdekat atau komunitas.

Kurangi Konsumsi Kafein dan Alkohol

Tahukah kamu bahwa kafein dan alkohol bersifat adiktif jika dikonsumsi secara berlebihan? Walaupun keduanya mampu memberikan efek rileks, tetapi hal tersebut tidak akan berlangsung lama. Ditambah lagi, kafein dapat meningkatkan denyut jantung serta meningkatkan tensi darah sehingga kamu akan mudah merasa cemas.

●      Penyebab Gangguan Kecemasan yang Berlebihan

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab munculnya kecemasan yang berlebih. Di antaranya:

  • Memiliki trauma mendalam maupun phobia.
  • Keturunan dari keluarga yang punya riwayat anxiety disorder.
  • Anemia dan insomnia.
  • Hubungan dan lingkungan yang toxic.
  • Penyakit atau gangguan kesehatan yang sulit sembuh.
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein, alkohol, atau kecanduan obat-obatan terlarang.
  • Gangguan sistem saraf.

Nah, itulah ulasan mengenai gangguan kecemasan, mulai dari penyebab dan cara mengatasinya. Saat mengalami kecemasan, pastikan untuk memilih metode yang paling cocok untuk kamu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button